Vinales Ungkap Kekurangan Yamaha

Maverick Vinales tak puas dengan hasil di MotoGP Qatar. Kesal, pembalap Movistar Yamaha itu membeberkan apa yang kurang dari motor tunggangannya.

Vinales Ungkap Kekurangan Yamaha

Vinales harus susah payah menyentuh garis finis ke6 usai s4 tercecer di posisi ke-15 pada awal-awal race. Meski kesal, ia tetap senang dengan ending race secara keseluruhan.

Rider asal Spanyol itu menuturkan, butuh waktu lama untuk mendapatkan kecepatan yang ia inginkan. Ia merasa beruntung memiliki tim yang terus memompanya dengan semangat sepanjang balapan.

“Jujur saja, saya kesal sebab performa saya datang telat. kamui saja tak seperti itu, mungkin saya bisa bersaing merebut podium,” ujar Vinales dikutip dari Crash.

“1 hal yang membuat saya senang adalah tim tak menyerah, Serta dengan kesabaran, kami berhasil menemukan pakemnya. Saya merasa akhir-akhir race adalah puncaknya, The Maverick; terus menekan, kecepatan bertambah,” tambahnya.

Pekerjaan rumah telah menumpuk untuk tim Movistar Yamaha. Vinales pun sudah memetakan kekurangan apa yang wajib dibenahi, salah 1nya adalah setting-an motor Yamaha YZR-M1 miliknya.

Menurut pembalap berusia 23 tahun tersebut, kendala yang ia temui di awal race adalah ‘telat panas’. Hal itu membuatnya baru bisa memaksimalkan kinerja motornya di 10 lap terakhir.

“Motor ini baru benar-benar ‘panas’ di 10 lap terakhir, jadi semua ini tentang power Serta kelistrikannya. Sistem pengereman tak ada masalah, tapi kekurangannya ada pada power yang tak cukup untuk melibas pembalap lain,” sambung Vinales lagi.

Vinales finis di tangga ke6 dengan perbedaan 3.888 detik dengan sang juara Andrea Dovizioso. Rekan setimnya, Valentino Rossi berhasil naik podium ke3.