Terima Ancaman Pembunuhan, Bos FCC Batal Hadir di CES 2018

Buntut dari penghapusan netralitas internet (net neutrality) bulan Desember lalu di Amerika Serikat rupanya maish berlanjut. Ketua Komisi Komunikasi Federal (FCC) Ajit Pai dikabarkan menerima surat ancaman.

Informasi tersbeut dikabarkan oleh Recode, setelah beberapa hari sebelumnya Pai mengkonfirmasi dirinya tidak hadir di gelaran tahunan CES 2018 Las Vegas, Amerika Serikat. Padahal, selama ini dirinya selalu hadir untuk memberikan pidato singkat di ajang global tersebut.

Meskipun beragam pihak bungkam dan tidak menjelaskan alasan Pai batal menghadiri cara yang akan digelar pekan depan tapi, Recode berhasil mendapatkan informasi bahwa Pai menerima surat ancaman.

Tentu saja, hal ini mendapat perhatian serius sebab ini adalah kali kedua Pai beserta jajaran FCC mendapatkan ancaman atas keselamatannya. Pada bulan Desember lalu menjelang pengambilan keputusan terkait netralitas internet, dirinya juga mendapatkan ancaman bom.

Seperti yang diketahui beberapa bulan lalu warganet termasuk masyarakat di Amerika Serikat melakukan demonstrasi atas kebijakan FCC di bawah kepemimpinan Presiden Donald Trump untuk menghapus netralitas internet.

Netralitas internet adalah kebijakan bahwa semua orang memiliki hak yang sama untuk mengakses internet, tanpa ada perbedaan baik dari kecepatan, konten, dan lainnya terkait layanan internet yang diterima.

Akibat dihapusnya kebijakan ini, kini internet di Amerika Serikat diibaratkan memiliki dua jalur. Jalur koneksi cepat dan jalur koneksi lambat. Dihapusnya kebijakan ini membuat penyedia internet berhak memberikan layanan prioritas dan khusus bagi sebuah perusahaan.

Dampaknya ke pengguna internet tentunya sangat besar. Mereka kini harus siap-siap membayar lebih atas layanan internet yang mereka gunakan tergantung model dan harga layanan yang ditetapkan oleh penyedia internet.