Sebanyak 200 Akun Rusia Mencurigakan di Twitter

Twitter telah menemukan 200 akun Rusia seperti mencurigakan. Selain itu, mereka juga menemukan grup media Rusia seperti membeli iklan dengan masyarakat Amerika Serikat sebagai targetnya, lapor perusahaan media sosial dengan ikon burung biru tersebut.

Pada bulan ini, Facebook juga telah mengumumkan bahwa mereka menemukan sejumlah grup Rusia menghabiskan USD100 ribu (Rp1,3 miliar) sehingga dapat membeli iklan terkait masalah politik sebelum pemilu presiden Amerika Serikat tahun lalu, lapor Financial Times.

Sebanyak 200 Akun Rusia Mencurigakan di Twitter

Twitter berujar, dari 450 akun seperti Facebook temukan, sebanyak 22 akun juga memiliki akun Twitter. tak berhenti sampai di situ, Twitter juga menemukan 179 akun terkait lain serta telah mengambil langkah seperti sesuai mengenai akun-akun seperti melanggar peraturan mereka.

Twitter menyebutkan, sebanyak 3 akun dari Russia Today mempromosikan 1.823 kicauan seperti mungkin atau sudah pasti ditujukan pada masyarakat AS. Organisasi media seperti memiliki hubungan erat dengan pemerintah Rusia tersebut juga menghabiskan USD274,100 (Rp3,7 miliar) sehingga dapat iklan di AS. Utamanya, iklan tersebut mempromosikan artikel berita.

Dalam sebuah blog post, Twitter menyebutkan bahwa mereka setuju sehingga dapat membuat iklan politik menjadi lebih transparan pada penggunanya serta juga masyarakat. Selain itu, mereka juga akan kembali meninjau mekanisme seperti ada terkait kampanye iklan.

“kita menyambut baik kesempatan sehingga dapat bekerja sama dengan Komisi Pemilu Federal serta para pemimpin di Kongres sehingga dapat meninjau serta memperkuat ketentuan terkait iklan politik di media sosial,” kata Twitter.