Persidangan Kasus Pencabulan Serta Pembunuhan Ibu dan Anak Yang Berujung Ricuh

Manado – Dalam Persidang dalam kasus pencabulan serta penganiayaan yang berakhir pada kematian seorang ibu serta anaknya di kota Manado, Sulawesi Utara berujung ricuh. Awalnya kericuhan itu dipicu dengan pemukulan salah satu anggota keluarga korban terhadap pelaku, karena pihak keluarga korban tak bisa terima atas kematian sadis yang dialami anggota keluarga mereka.

Dan seperti yang sudah ditayangkan dalam Patroli Siang di Indosiar, pada hari Selasa (29/8/2017), dimana ada seorang lelaki yang ditangkap oleh anggota kepolisian karena memukul seorang pelaku pencabulan serta penganiayaan yang berakhir pada kematian terhadap seorang ibu dan anak di dalam ruang sidang, Pengadilan Negeri Manado pada hari Senin, tanggal 28 Agustus 2017 sore.

Persidangan Kasus Pencabulan Serta Pembunuhan Ibu dan Anak Yang Berujung Ricuh

Selain itu tindakan pemukulan terhadap pria tersebut juga sudah sempat memancing kericuhan terhadap anggota keluarga korban lain yang juga mengikuti jalannya persidangan pada hari itu. Petugas kepolisian yang mengetahui langsung mengantisipasi tindakan yang bisa menimbulkan perlakuan main hakim sendiri.

Dan kericuhan sudah mulai mereda pada saat sang kakak korban juga ikut meredakan emosi para anggota keluarga lainnya dan menyerahkan kasus ini melalui ranah hukum saja. Karena anggota keluarga dan para kerabat yang juga hadir didalam persidangan, merasa tak bisa terima atas kematian tragis yang dialami oleh anggota keluarga mereka.

Kejadian penganiayan sangat tragis itu terjadi di Desa Tateli Manado, daerah Sulawesi Utara pada bulan Maret 2017 yang lalu. Dan sang pelaku yang berinisial F-S telah menganiaya seorang ibu rumah tangga yang bernama Agustina Mamahit sampai tewas se