Para Warga Sudah Menyerahkan Surat Keberatan ke Pihak Imigrasi

Ratusan imigran tinggal di trotoar depan ‎Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Kalideres, Jakarta Barat. Mereka belum dapat dideportasi sebab pihak Imigrasi belum memberi keputusan.

Para Warga Sudah Menyerahkan Surat Keberatan ke Pihak Imigrasi

“Sudah ada yang dikeluarkan untuk ditampung ke t4 lain, yakni ke hotel di lokasi Tangerang. Kalau tak di Hotel, mereka ditaruh ke kantor Koramil dekat sini,” ungkap ‎Agus Sofyan, selaku Ketua RT 007/011 Kelurahan Kalideres, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat‎, ketika ditemui Medcom.id, Sabtu, 17 Maret 2018.

Warga set4 mengaku resah. Bahkan warga telah memberikan surat keberatan ke pihak imigrasi. “Tapi imigrasi diam, imbasnya di lapangan kan. Memang tak kasihan? Pastinya kita kasihan dengan keadaan yang terjadi,” tegas dia.

Namun warga perlahan mulai terbiasa, serta dapat menerima mereka dengan baik. Sebab iba dengan keadaan imigran.

“Banyak komplain ke warga, pada buang air besar (BAB) serta buang air kecil sembarangan. Mereka buang air di depan ruko, bau kencing serta bau pesing di depan ruko yang mereka dekat tinggal,” paparnya.

Walaupun belum ada keputusan dari imigrasi, Agus mengharapkan, penindakan serta pemindahan harus segera dilakukan.

“Harus ada pemindahan, meski kami juga kasihan, sebab banyak anak kecil serta orang tua renta. Itu yang kami sangat sayangkan,” tukas Agus.

Jumlah imigran yang menggelkalianng di trotoar Kalideres, Jakarta Barat mencapai 283 orang. Sesertagkan yang ada di dalam Rumah Detensi Imigrasi Kalideres sebanyak 500 orang.

Semua yang berada di trotoar maupun‎ di dalam Rudenim, merupakan kloter ke5 serta ke6. Mereka yang datang memiliki surat UNHCR, artinya mereka mendapatkan perlindungan dari Dewan Perseriujarn Bangsa-Bangsa (PBB).