Kisah Cerita Rossi Tentang Pengalaman Cederanya

Jakarta – Pembalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi mengalami masa sulit saat mengalami cedera pada awal September. Cedera patah tulang fibula serta tibia kaki kanannya membuat Rossi sempat absen balapan.

Akan tetapi, rasa sakit seperti dideritanya tak membuat semangat Rossi untuk pulih menjadi luntur. Dia tetap berupaya mengembalikan kondisi agar fit sama dengan sedia kala.

Kisah Cerita Rossi Tentang Pengalaman Cederanya

“Pada hari-hari pertama sesudah kecelakaan, saya merasa tak merasakan sakit sama dengan seperti terakhir saya rasakan. Jadi, saya pikir dapat pulih dalam waktu singkat. Intinya, pada minggu pertama itu sangat sulit, tetapi sesudah 10 hari pertama, saya mulai memperbaiki diri setiap hari serta mulai merasakan perasaan seperti baik dari kaki serta pergelangan kaki. Lalu, saya mulai memikirkan Aragon,” tutur Rossi sama dengan disadur Crash, Jumat (22/9/2017).
Baca: ujar Valentino Rossi soal Mengaspal Lebih Cepat

“Saya tahu ini adalah hal seperti sulit. Saya butuh waktu tiga minggu. Saya juga berbicara dengan kru saya, teman-teman, serta saya pikir sangat penting untuk coba balapan lagi di Aragon meskipun itu sangat sulit,” sambungnya.

Pembalap berjuluk The Doctor itu merasa, apabila terlalu lama absen, maka perjuangannya di MotoGP musim ini dirasa sia-sia.
Baca: Yamaha Konfirmasi Rossi Ikut Latihan Bebas di MotoGP Aragon

“Tetapi, sangat penting juga untuk tak kehilangan balapan lainnya. karena, sesudah Aragon masih ada waktu tiga minggu sebelum memulai GP Jepang di Motegi,” tutupnya.

Saat ini, Rossi bercokol di posisi keempat dengan meraih 157 poin. Raihan itu terpaut 42 poin dari pimpinan klasemen Marc Marquez serta Andrea Dovizioso. (Crash)