Empat Presentasi Unik Karya Desainer Muda Indonesia

Fashion Week hingga saat ini tetap konsisten untuk memajukan desainer Indonesia dengan mengadakan program inkubasi Indonesia Fashion Forward (IFF). Program ini merupakan program kolaborasi dari Jakarta Fashion Week, Badan Ekonomi Kreatif, British Council, dan Cemter for Fashion Enterprise sejak tahun 2012. Program ini merupakan program yang sangat positif bagi Indonesia, sebab industri kreatif dan salah satunya ialah bidang fashion memiliki banyak potensi bagi banyak lini.

Melalui program IFF, kemampuan para desainer yang sudah memperkuat industri mode Indonesia ditingkatkan untuk dapat menembus pasar global dan memikat buyer internasional. Hingga saat ini, sudah ada 40 label dan desainer Indonesia yang terpilih masuk program IFF. Desainer yang tergabung dalam dalam IFF antara lain Major Minor, Tex Saverio, Yosafat Dwi Kurniawan, Dian Pelangi, Albert Yanuar, Patric Owen, Toton, Peggy Hartanto, Jii by Gloria Agatha, Billy Tjong, Norma Hauri, Yelly, I.K.Y.K, Rani Hatta, Batee, Novita Yunus, Jenahara dan lebel lainnya.

Di tahun 2018, terdapat tujuh desainer yang terpilih ke dalam program IFF generasi keenam ini yaitu Danjyo Hiyoji, Reves Studio, Pvra, At The Studio, Mazuki, Etterette by Vivian Lee, dan Kami.

Pada hari pertama Jakarta Fashion Week 2018 sejumlah desainer sudah menampilkan ragam koleksi kreatif dan terkini yang tentunya bisa menjadi pedoman mode di tahun mendatang. Terdapat beberapa kreasi unik yang mencuri perhatian.