Cara Tepat Agar Anak Anda Bisa Aman Menggunakan Internet

Penggunaan internet kini tidak lagi terbatas oleh pengguna dewasa dengan kebutuhan terkait dengan pekerjaan. Internet kini telah kian dipenuhi oleh konten hiburan, yang juga ditujukan untuk anak-anak.

Cara Tepat Agar Anak Anda Bisa Aman Menggunakan Internet

Sayangnya, kian populernya internet di kalangan masyarakat, juga anak-anak, tidak dibarengi oleh keamanan terkait internet itu sendiri. Berbagai pihak tidak bertanggung jawab turut memanfaatkan menghadirkan konten berbahaya, baik berisi hal tidak pantas atau malware.

Mengingat anak-anak masih memiliki pemahamanan minim terkait keamanan di intenet, berikut hal yang perlu Anda perhatikan untuk melindungi mereka dari paparan kejahatan dan bahaya yang terdapat di internet.

1. Gunakan VPN
Untuk mencegah anak dilacak oleh situs berbahaya dan menjada alamat IP tetap aman, Anda sangat disarankan untuk memperoleh VPN. Program yang dipasangkan ke komputer akan mengekripsi seluruh transfer data via internet.

Enkripsi ini juga berarti alamat IP Anda tersembunyi dan peretas tidak akan dapat mengakses perangkat ataupun anak Anda. Program ini disarankan untuk diinstal pada setiap perangkat yang digunakan anak secara reguler, seperti komputer, tablet, dan ponsel.

2. Gunakan Restricted Mode pada situs
Banyak situs dilenngkapi dengan mode terbatas atau mode anak, bertugas untuk menyaring konten dewasa atau menyinggung. Sebagai contoh, YouTube memiliki mode terbatas, tidak akan memunculkan tampilan atau video yang ditandai pengguna sebagai konten tidak pantas.

Situs akan memperingatkan bahwa mode terbatas tidak 100 persen akurat menyaring seluruh konten yang Anda inginkan untuk dihindari dari anak-anak. Namun mode ini akan membantu mencegah mereka melihat sebagian besar konten tidak pantas.

3. Pasang anti-virus dan anti-malware
Anak-anak sering kali tidak memperhatikan secara rinci hal yang mereka unduh dari internet. Karenanya, Anda disarankan untuk memasang software anti-virus dan malware, untuk mencegah anak mengunduh file atau konten bermuatan malware.

Selain itu, Anda juga disarankan untuk memindai komputer atau komputer lain yang digunakan oleh anak secara berkala. Coba pasang software seperti Malwarebytes yang dapat mengidentifikasi dan menghapus jejak trojan, tracker, dan software berbahaya lainnya.

4. Beri akun dengan akses terbatas untuk anak
Pada banyak sistem, Anda dimungkinkan untuk membuat akun terpisah untuk anak dengan akses dan izin terbatas. Hal ini berarti anak masih dapat menggunakan program yang telah dipasang pada perangkat, namun tidak dapat menginstal program baru atau mengubah pengaturan penting.

Selain pada perangkat bersistem windows, kemampuan ini juga tersedia pada ponsel bersistem operasi Android dan iOS. Hal ini akan sangat berguna bagi anak usia muda yang sering menggunakan perangkat untuk mengakses aplikasi dan memainkan game.

5. Ajari anak soal media sosial
Perkembangan media sosial saat ini sangat pesat, dan sering kali dimanfaatkan untuk aktivitas baik yang positif, namun juga negatif. Karenanya penting bagi Anda untuk mengajarkan anak cara menggunakan media sosial.

Pastikan anak memahami hal yang dapat diunggah hanya untuk teman, dan hal yang dapat diunggah secara publik. Ingatkan juga kepada anak bahwa unggahan publik dapat menyebabkan permasalahan, dan untuk tidak memberikan informasi indentifikasi personal seperti nama lengkap, alamat rumah atau akun bank, serta cara berinteraksi dengan teman secara online yang sesuai usia mereka.