Kevin/Marcus Tak Bisa Tidur Karena Laga Final

Ganda putra Indonesia Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon mengaku tak bisa tidur pada malam sebelum mereka meraih gelar ketujuh tahun ini di BWF Dubai World Super Series Finals 2017. Laga final melawan Liu Cheng/Zhang Nan (Tiongkok), memang menjadi laga yang dinanti-nanti.

Kevin/Marcus Tak Bisa Tidur Karena Laga Final

Sebab, pada pertemuan terkhir, Kevin/Marcus dihentikan oleh Liu/Zhang. Namun, bukan Kevin/Marcus namanya bila tak bersemangat membalas kekalahan mereka. Sama halnya dengan kekalahan atas Takeshi Kamura/Keigo Sonoda di penyisihan grup A. Kekalahan ini langsung dibayar lunas di semifinal.

Bermain bak kesetanan di final, Kevin/Marcus tak membiarkan Liu/Zhang mengembangkan permainan mereka. Menang straight game dengan skor 21-16, 21-15, gelar ketujuh tahun ini pun berhasil disabet dan keduanya mencatat sejarah manis dengan memenangkan tujuh dari sembilan laga final dalam setahun.

“Saya tidak bisa tidur semalam, kalau terlalu ingin (menang), biasanya saya memang begini. Mata sih merem, tetapi nggak pulas tidurnya. Ini sama kejadiannya seperti di malam sebelum saya menjuarai All England,” ungkap Kevin seperti dikutip Badmintonindonesia.org, Senin 18 Desember 2017.

“Saya juga nggak bisa tidur semalam, cuma lima jam tidurnya. Bahkan bangunnya kepagian, jam lima pagi sudah bangun,” tambah Marcus.

Ketika ditanya soal rahasianya menjadi ganda putra tangguh yang mampu melibas semua pasangan papan atas, ini jawaban Kevin/Marcus.

“Rahasianya apa ya? berarti Tuhan baik sekali sama kami, dikasih banyak kemenangan dan karena kami berusaha. Doanya semalam, yang pasti semoga dapat gelar ketujuh, dapat gelar di Dubai karena terakhir (diselenggarakan) di sini, jadi ada kenangan manis dan dapat 1 M (miliar),” ujar Kevin sambil tertawa.

“Wah kalau dibilang yang terkuat, ya hampir imbang dengan yang lain kok. Mungkin di lapangan kami lebih siap. Kami juga latihan terus, banyak evaluasi kalau kalah dan usaha lagi. Kami juga tidak gampang puas, ingin (juara) terus dan ingin terus,” tambah Marcus.

Kevin/Marcus memang menjadi raja di turnamen super series. Namun keduanya masih belum beruntung di ajang BWF World Championships 2017 lalu. Kala itu pasangan rangking satu dunia tersebut dihentikan Chai Biao/Hong Wei (Tiongkok), lewat duel sengit.

“Kalau bicara soal ingin gelar, bukan cuma kejuaraan dunia saja yang kami mau. Semua gelar juga kami mau menangi. Kami mencoba melakukan yang terbaik kalau sudah dikirim ke turnamen, nggak mau sia-siakan waktu juga kalau sudah berangkat,” pungkas Marcus.

Tes Luring OSC 2017 Diikuti Oleh 840 Siswa

Sekitar 840 siswa mengikuti tes tahap terakhir Online Scholarship Competition (OSC) 2017, di Kuningan City, Jakarta Selatan, Senin, 18 Desember 2017.

Tes Luring OSC 2017 Diikuti Oleh 840 Siswa

Head of Marketing Communication OSC 2017 Findo Gading menjelaskan peserta yang berhak mengikuti tes tahap akhir ini adalah mereka yang terpilih melalui seleksi data diri.

“70 siswa untuk satu Universitas hari ini ikut tes offline (luar jaringan atau luring), lalu nanti akan terpilih 20 siswa per universitas. Total 240 beasiswa untuk OSC tahun ini,” ujar Findo kepada Medcom.id, Senin, 18 Desember 2017.

Pada tes offline ini, Findo menjelaskan para siswa harus mengikuti beragam tes yang akan dibagi menjadi dua sesi. Di sela tes para siswa akan diselingi istirahat makan siang.

Ratusan peserta Online Scholarship Competition (OSC) with Avitex 2017 tengah serius mengikuti tes offline di Kuningan City, Jakarta Selatan. Foto: MTVN/Haifa Salsabila

Beragam tes tersebut yaitu, tes potensi akademik, psikotes, wawancara, dan focus group discussion. Para siswa akan mengikuti tes yang berbeda-beda sesuai ketentuan universitas yang dipilih.

“Misalnya Universitas Trisakti, Universitas Katolik Widya Mandala dan Universitas Islam Malang itu tesnya hanya perlu wawancara saja. Sedangkan Universitas Gajayana dan Universitas Al Azhar Indonesia itu perlu tes potensi akademik,” jelas Findo.

Pada OSC 2017 kali ini, lanjut Findo, antusiasme para siswa sangat tinggi. Hal tersebut dapat dilihat dari siswa yang mendaftar datang dari berbagai daerah di Indonesia.

“Ada yang dari Papua, Sulawesi, dan Sumatera. Dari seluruh Indonesia,” kata Findo.

Ratusan peserta Online Scholarship Competition (OSC) with Avitex 2017 tengah serius mengikuti tes offline di Kuningan City, Jakarta Selatan. Foto: MTVN/Haifa Salsabila

Hasil tes offline OSC 2017 akan diumumakan malam ini pada acara awarding night yang digelar pukul 19.00 WIB, di Ballroom Kuningan City Mall, Jakarta Selatan.

Peserta terbaik berhak mendapatkan beasiswa meliputi; bebas uang pangkal (biaya masuk) 100 persen, beasiswa hingga lulus untuk delapan semester berturut-turut, dan mendapat sertifikat pemenang OSC 2017.

OSC with Avitex 2017 sangat menarik minat pelajar Indonesia. Tahun ini, siswa yang mendaftar sebanyak 42 ribu, melebihi target yaitu, 35 ribu.

Di tahun ke tiga ini, OSC with Avitex 2017 menggandeng 12 perguruan tinggi swasta di Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Malang dan Surabaya. Penyelenggara berharap, program ini membuka kesempatan lebih luas kepada pelajar Indonesia yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi.

Tak Mau Ketinggalan Topik Tertentu? Ini Cara Ikuti Tagar di Instagram

Tagar biasanya digunakan untuk menemukan konten tentang topik tertentu. Tagar memiliki fungsi yang sama di berbagai media sosial, mulai dari Facebook, Twitter sampai Instagram.

Tak Mau Ketinggalan Topik Tertentu? Ini Cara Ikuti Tagar di Instagram

Jika Anda mencari konten menggunakan sebuah tagar, Anda akan menemukan konten publik yang menggunakan tagar tersebut.

Sekarang, Anda bisa mengikuti sebuah tagar di Instagram. Menurut Addictive Tips, ketika Anda mengikuti sebuah tagar di Instagram, maka konten dari tagar tersebut akan muncul pada beranda Anda, sama seperti konten yang datang dari akun-akun yang Anda ikuti.

Untuk mengikuti sebuah tagar di Instagram cukup mudah.

1. Buka aplikasi Instagram
2. Masuk ke bagian pencarian
3. Ketikkan tagar yang hendak Anda ikuti
4. Pilih tagar yang ingin Anda ikuti
5. Ketuk tombol “Follow”

Setelah Anda mengikuti sebuah tagar, konten dari tagar itu akan muncul di beranda Anda. Tidak ada filter yang bisa Anda gunakan untuk menyaring konten yang tampil di beranda Anda. Karena itu, konten yang muncul di beranda Anda bisa berasal dari mana saja dalam berbagai bahasa.

Satu hal yang harus diingat adalah jika Anda mengikuti tagar yang cukup populer, misalnya food, maka akan ada banyak konten yang masuk ke beranda Anda. Untuk melakukan unfollow, cukup ketuk tombol “Following” pada halaman tagar yang telah Anda ikuti.

Jersey Kuning Itu Bukan Jimat Keberuntungan Marcus/Kevin

Ada yang menarik dari jersey berwarna kuning yang dikenakan ganda putra Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, di ajang Dubai World Super Series Finals (DWSSF) 2017. Ternyata, itu terpaksa dikenakan karena jersey warna lainnya belum dicuci.

Jersey Kuning Itu Bukan Jimat Keberuntungan Marcus/Kevin

Entah kebetulan atau memang jimat keberuntungan, Marcus/Kevin yang dijuluki The Minions kerap mengenakan jersey berwarna kuning saat melakoni laga krusial seperti final atau laga penentu. Dan itu pun terulang saat keduanya melakoni laga pamungkas Grup A DWSSF 2017 kontra Li Junhui/Liu Yuchen.

Jalannya pertandingan kontra wakil Tiongkok tersebut berlangsung sengit karena perolehan poin terpaut tipis dan Marcus/Kevin takluk lebih dulu pada game pertama. Beruntung, permainan The Minions semakin membaik pada dua game selanjutnya sehingga laga bisa ditutup dengan skor, 19-21, 21-16, dan 21-18.

Wajar Li/Liu dan Marcus/Kevin sama-sama tampil ngotot dan tidak mau mengalah di sepanjang laga. Pasalnya, Marcus/Kevin bisa saja gagal ke semifinal apabila ditaklukkan secara straight game.

Jersey yang dikenakan Marcus/Kevin ketika mengalahkan Li/Liu kebetulan berwarna kuning juga. Jersey itu memiliki warna sama dengan yang mereka gunakan saat menaklukkan wakil Denmark Mads Conrad-Petersen/Mads Pieler Kolding pada laga pertama.

Namun ketika dikonfirmasi Humas PBSI, Marcus membeberkan bahwa ia dan pasangannya tidak memiliki jimat keberuntungan. Jersey kuning itu terpaksa dikenakan karena keduanya tidak punya pilihan lain.

“Ha ha ha.. ini bukan (jersey keberuntungan) kok. Kami kenakan ini karena sudah tidak punya jersey lagi, sudah habis, dan belum dicuci,” jawab Marcus seusai laga sambil tertawa.

Marcus/Kevin lolos ke semifinal dengan status sebagai runner up Grup A. Sementara itu, gelar juara grupnya disandang Takeshi Kamura/Keigo Sonoda yang tidak terkalahkan sejak melakoni laga pertama.

Kini Marcus/Kevin sedang menanti calon lawan mereka di semifinal lewat hasil undian yang dilakukan seusai seluruh pertandingan ketiga. Keduanya bisa saja bertemu kembali dengan Kamura/Sonoda, atau dengan juara grup B, Liu Cheng/Zhang Nan (Tiongkok).

Google Maps Bisa Pandu Trayek Bus dan Kereta Lebih Akurat

Google dilaporkan tengah mengembangkan update untuk Google Maps, berkemampuan untuk memberitahukan pengguna waktu turun dari bus yang ditumpangi. Ide update tersebut adalah memberikan kabar secara langsung saat dalam perjalanan.

Hal tersebut membuat pengguna tidak perlu khawatir lokasi pemberhentian akan terlewat. Aplikasi akan memberitahukan pengguna saat tiba di lokasi tujuan mereka, seperti yang dilaporkan Digital Trends.

Serupa seluruh aplikasi Google, antarmuka pengguna aplikasi Maps versi baru tersebut masih ramah pengguna. Cukup mengakses Google Maps, pilih lokasi tujuan, moda transportasi yang diinginkan, dan Google akan menyelesaikan proses lainnya.

Aplikasi tersebut akan memberikan update secara langsung saat dalam perjalanan. Bagian terbaik dari aplikasi tersebut adalah pengguna tidak perlu terus-menerus membuka Maps untuk melacak rute mereka.

Google Maps akan mengirimkan notifikasi untuk membuka kunci ponsel sehingga pengguna mengetahui saat lokasi pemberhentian mendekat. Secara singkat, Google berupaya menjadikan arah transit publik senyaman mungkin saat berkendara atau berjalan, berkat dukungan navigasi tiap belokan.

Pada versi terbaru aplikasi tersebut, pengguna yang mengandalkan arahan transit publik masih tetap menggunakan Google Maps. Namun, secara umum harus menjaga aplikasi terbuka dan melacak dengan sendirinya selama perjalanan.

Hingga saat ini, belum tersedia informasi waktu pengguliran update tersebut, meski Google dikabarkan telah menggulirkan pengujian untuk update tersebut.

Kelebihan Marcus/Kevin yang Jadi Bekal ke Super Series Finals

Kepala pelatih ganda putra Herry Iman Pierngadi membeberkan beberapa kelebihan Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo yang menjadi bekal ke turnamen BWF Dubai World Super Series Finals 2017.

Pelatih yang karib dikenal Herry IP itu menyebut jika mental bertanding menjadi bekal yang paling berharga bagi Marcus/Kevin. Terbukti, mental juara “Duet Minions” itu mampu menghadirkan lima gelar Super Series dari tujuh partai final yang diikuti tahun ini.

“Saya melihat Kevin/Marcus punya beberapa kelebihan seperti mental petarung yang tangguh. Pasangan ini punya fighting spirit yang tinggi, enggak mau kalah,” ujar Herry kepada Badmintonindonesia.org.

Selain mental, visi bermain pasangan ganda putra unggulan pertama dunia ini menjadi sorotan Herry IP. Ia menyebut cara bermain Marcus/Kevin sangat cerdik dan mampu mengimbangi satu sama lain.

“Cara main mereka pun cerdik. Kevin bermain pintar di depan net, Marcus finishing-nya pun bagus,” sambung Herry IP.

Ajang BWF Dubai World Super Series Finals 2017 akan digelar mulai 13 hingga 17 Desember. Selain Marcus/Kevin, Indonesia pun mengirimkan dua wakil lainnya dari ganda campuran yakni Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir dan Praveen Jordan/Debby Susanto.

Ini Dia Solusi Pembukuan Keuangan Anti Ribet!

Mengurus pemasukan dan pengeluaran uang memang kerap menjadi hal yang cukup membingungkan. Sering kali orang kebingungan kenapa uangnya cepat sekali habis, tak tahu uang itu dipakai buat apa saja.

Kasus lain, Anda adu argumen dengan penagih hutang karena dibilang belum bayar hutang, padahal Anda merasa sudah membayarnya. Sebaliknya, Anda juga “ngotot” menagih hutang kepada teman padahal dia mengaku sudah membayarnya.

Kemungkinan besar hal tersebut terjadi karena Anda tidak mencatat pemasukan dan pengeluaran, serta hutang piutang dengan baik. Jadi, Anda tak punya track record uang Anda dipakai untuk apa saja, sudah melunasi hutang atau belum, serta piutang Anda sudah dibayarkan atau belum.

Pembukuan keuangan memang sering dianggap merepotkan, Anda harus duduk diam fokus mencatat pemasukan dan pengeluaran, serta hutang piutang di buku besar. Waktu yang dibutuhkan pun tidaklah sebentar.

Namun, sekarang zaman sudah berubah. Dengan kemajuan teknologi, kini melakukan pembukuan keuangan semudah mengetik chat di smartphone.

Aplikasi pembukuan keuangan

Dengan menggunakan aplikasi keuangan di smartphone, seperti AKUN.biz, Anda bisa mencatat pemasukan, pengeluaran, hutang, serta piutang secara mudah kapan saja dan di mana saja. Aplikasi ini cocok digunakan oleh individu maupun pelaku usaha yang ingin mengetahui keuntungannya secara berkala.

Aplikasi pembukuan keuangan AKUN.biz
Saat ini, aplikasi yang terpilih sebagai program akselerasi startup tingkat dunia oleh Facebook tersebut sedang mengembangkan usahanya agar pasar pengguna mereka semakin luas. Mereka sedang menggalang dana melalui metode crowdfunding.

Crowdfunding sendiri adalah kegiatan pembiayaan sebuah proyek atau peluang bisnis oleh sekelompok besar orang. Sekelompok besar orang yang memberikan bantuan dana ini akan disebut sebagai investor. Sebab, tak hanya memberikan bantuan modal saja, si investor juga bisa menarik keuntungan dari investasinya ini.

Nah, kalau Anda ingin membantu AKUN.biz agar bisnisnya terus berkembang, sekaligus memperoleh keuntungan besar, Anda bisa menjadi funders atau investor mereka melalui Mekar.id. Mekar adalah platform crowdfunding yang merupakan inisiatif dari Putera Sampoerna, salah satu pebisnis paling sukses dan visioner di Indonesia.

Di Mekar, Anda bisa menemukan usaha-usaha yang sedang membutuhkan pendanaan dan berinvestasi di sana. Anda akan mendapatkan keuntungan yang besarnya ditentukan dari prosentase revenue share (bagi hasil) yang ditawarkan oleh bisnis yang melakukan crowdfunding campaign.

Khusus untuk AKUN.biz, mereka menawarkan pembagian hasil sebesar 33 persen dari pendapatan bulanan hasil penjualan bagi funders yang mendanai usaha mereka melalui Mekar. Proses pembayaran bagi hasil kepada funders akan dilakukan setiap bulannya. Lalu, pada akhir masa pinjaman, Akun.Biz akan melakukan pelunasan sisa pinjaman dalam satu kali pembayaran sekaligus.

Jadi, keuntungan yang bisa dinikmati Funder adalah 18 persen flat per tahun. Untuk lebih jelasnya, bisa juga dilihat simulasi berikut.

Apabila investasi anda sebesar Rp 1 miliar maka anda akan menghasilkan Rp 1,18 miliar (pokok pendanaan Rp 1 miliar plus bagi hasil Rp 180 juta)

Copet di Jakcloth Diciduk Tim Jatanras Operasi Premanisme

Tim Jatanras Polda Metro Jaya menangkap pencopet pelaku tindak pidana pencurian pada acara Jakcloth di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat. Penangkapan itu dilakukan dalam rangka Operasi Premanisme.

“Pada hari Kamis tanggal 7 Desember 2017 sekitar pukul 22.00 Wib, Tim Jatanras Polda Metro Jaya telah melakukan penangkapan terhadap pelaku tindak pidana pencurian (copet),” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono, melalui keterangan tertulis, Jumat 8 Desember 2017.

Penangkapan dilakukan dengan teknik observasi. Penerapan teknik itu berhasil menciduk pelaku yang berjumlah dua orang.

Dua pencopet diketahui berinisal AB dan ZR. Setelah melakukan penindakan, diketahui AB berumur 31 tahun, sementara ZR, berumur 29 tahun. Selain itu, kata Argo, kedua pelaku berdomisili di Cilebut, Bogor.

Dari penangkapan, Polisi berhasil menemukan tiga barang bukti curian, yakni, sebuah Iphone 5 warna hitam, sebuah Iphone 6 warna hitam dan sebuah telpon genggam merk Xiaomi warna hitam. Dari ketiga barang bukti itu, hanya sebuah saja yang terbukti hasil curian.

“Selanjutnya tim mencoba menghubungi pemilik Hp tersebut dengan melihat kontak yang ada di telpon genggam tersebut dan setelah di konfirmasi ternyata benar korban telah kehilangan telpon genggam iphone 5 warna hitam,” pungkas Argo.

Argo melanjutkan, korban saat itu di arahkan ke Polda Metro Jaya untuk membuat laporan polisi. Sementara tersangka dibawa ke unit 1 jatanras polda metro jaya guna di lakukan pemeriksaan.

Pembubaran Satlak tak Ganggu Persiapan Atlet Asian Games

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi mengatakan Pembubaran Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak PRIMA) tidak menggangu persiapan atlet menuju Asian Games 2018. Sebab, segala persiapan atlet langsung diawasinya sesuai Peraturan Presiden (Perpres) baru No.95 Tahun 2017 tentang Peningkatan Prestasi Olah Raga Nasional yang ditandatangani Presiden Joko Widodo.

Pembubaran Satlak dilakukan pemerintah untuk memangkas birokrasi demi peningkatan prestasi atlet. Pasca pembubaran 19 Oktober lalu, Menpora dibantu KONI berangsur membereskan segala persiapan atlet dan cabang olahraga (cabor).

“Tidak ada keterlambatan. Semua berjalan baik dan persoalan di 2017 sudah tuntas, baik soal administrasi yang sempat terganggu,” ucap Menpora disela puncak acara penutupan Kirab Pemuda Nusantara 2017 di Blitar, Kamis (7/12/2017).

“Semua proses berjalan dengan baik. Saya katakan itu karena saya yang handle langsung dan tanggung jawab atas Perpres tersebut (Perpres No. 95),” sambung Cak Imam.

Ia pun menerangkan jika mulai 2018, tiap cabor dipersilakan untuk melaksanakan pemusatan latihan. Hal itu dilakukan setelah pihaknya rampung membereskan laporan administrasi dari Satlak setelah Perpres No. 95 disahkan.

“Perpres sudah mulai jalan per 1 Januari 2018. Nantinya 40 cabor terbiayai penuh. Baik akomodasi dan uang saku untuk tryout dan training camp, dan fasilitas alat latih dan tanding,” tutup Menpora.

Tidak Cuma Harbolnas, Lazada Gelar Bujonas

Harbolnas (Hari Belanja Online Nasional) adalah satu ajang yang digelar di indonesia menjelang akhir tahun. Setelah biasanya memberikan diskon berbazgai produk untuk konsumen, Lazada Indonesia juga menggelar ajang yang mirip khusus untuk para penjualnya.

Hari ini, Jumat, 8 Desember 2017 Lazada mengumumkan bahwa selain Harbolnas pada 12 Desember 2017, akan ada Bujonas (Bulan Jualan Online Nasional) untuk para seller atau penjual di Lazada.

“Ini adalah ambisi Lazada selanjutnya. Jadi kita tidak cuma event buat para konsumen, tapi juga seller kita. Selama 1 Desember hingga 30 Desember 2017 seller akan mendapatkan subsidi ongkos kirim, bebas penalti, bebas komisi, dan mendapatkan subsidi voucher,” tutur Chief Marketing Officer Lazada Indonesa.

Dia menuturkan, ajang ini sebulan penuh digelar untuk mendorong para UMKM di Indonesia. Lazada mereka termotivasi untuk senantiasa memanfaatkan kesempatan yang disediakan oleh e-commerce seperti Lazada. Lazada sendiri tidak menyebutkan jumlah seller yang ada di layanan mereka.

Untuk Harbolnas yang digelar Lazada nantinya, mereka sudah menyiapkan lebih dari 50 merek. Harlbolnas Lazada akan digelar selama tiga hari, 12-14 Desember 2017. Setiap harinya, ada 9 flash sale yang tidak akan ditemui di luar Harbolnas.