Aplikasi, Kini Menjadi Raja di Era Transformasi Digital

Perkembangan teknologi yang kian pesat membuat siapapun dan apapun ikut berumah mengikuti perkembangan tersebut. Tidak terkecuali misalnya layanan yang disediakan oleh sebuah perusahaan.

Aplikasi, Kini Menjadi Raja di Era Transformasi Digital

“Transformasi digital terjadi di mana saja. Cara perusahaan menjalankan bisnisnya juga harus mengadapatasi tranformasi digital tersebut. Services atau layanan menjadi salah satu bagian penting dalam ekosistem transformasi digital,” ungkap Country Manager Indonesia F5 Networks Fetra Syahbana.

Fetra Syahbana bukan sosok baru di bidang teknologi. Pria lulusan Institur Teknologi Bandung ini belasan tahun sebelumnya pernah duduk di posisi penting pada beberapa perusahaan teknologi.

Fetra pernah menjalani karir di Fujitsu selama 3,5 tahun kemudian dirinya memilih untuk melanjutkan karirnya selama 19 tahun di IBM sebagai Country Manager General Business PT IBM Indonesia. Kini genap 5 tahun dirinya meminpin F5 Networks sebagai Country Manager F5 Networks Indonesia.

Sedikit bercerita alasan Fetra beralih ke F5 Networks karena perusahaan teknologi ini mampu bergerak cepat menjawab perkembangan teknologi dan kebutuhan dari teknologi yang semakin beragam. Dia menyadari bahwa perusahaannya sekarang memang tidak sebesar perusahaan sebelumnya.

“F5 adalah sebuah small company yang berkembang dengan cepat dan bisa mengeksplor hal lebih banyak lagi. F5 Networks menurut saya berkembang menjadi bagian dari perubahan atau tren baru, sayapun ingin menjadi bagian dari perubahan yang lebih besar,” ungkap Fetra.

Salah satu perubahan yang dimaksud adalah seperti yang sudah dijelaskan di awal, yakni transformasi digital. Menurutnya aplikasi menjadi salah satu raja di era transformasi digital khsususnya dalam hal services atau layanan.

“Teknologi menjawab semuah kebutuhan orang, kapan saja dan di mana saja. Aplikasi adalah bentuk atau cara penyedia layanan men-delivery layanan yang mereka berikan. Jadi aplikasi menjadi raja di era transformasi digital,” tutur Fetra.

Diibaratkan sebagai raja, maka aplikasi memiliki peran yang sangat penting dan vital. Aplikasi hadir sebagai sebuah layanan yang menjawab semua kebutuhan pengguna. Dengan sifatnya yang kompleks maka sangat penting untuk menjaga performa dan kelancaran sebuah aplikasi.

“Karena raja itu penting, maka kemanapun dia pergi selalu ada pasukan keamanan yang menjaganya. Aplikasi bisa diakses lewat perangkat apa saja, dimana saja, dan kapan saja. Jadi pasukan keamanan harus selalu hadir bersama raja,” jelas Fetra.

Fetra menjelaskan bahwa F5 Networks kini tidak hanya menyediakan bantuan bagi aplikasi untuk bisa menyajikan performa yang optimal untuk diakses penggunanya. Keamanan menjadi keunggulan yang kini ditawarkan oleh perusahaannya.

“Karena aplikasi dipergunakan untuk beragam kebutuhan maka serangan siber ke aplikasi juga menjadi kerap terjadi. Kembali ke ibarat aplikasi itu raja, maka melindungi raja itu tidak kalah penting dari melindungi kerajaan atau jaringan si perusahaan. Contoh lainnya, ibaratkan aplikasi sebagai sebagai pagar,” imbuh Fetra.

Fetra mengibaratkan sebuah jaringan perusahaan sebagai rumah, aplikasi sebagai pagar masuk rumah tersebut. Maka menurut Fetra sangat jelas bahwa pagar tersebut membutuhkan sistem pengaman, misalnya gembok.

Meskipun menjalankan fungsi sebagai pasukan keamanan F5 Networks tidak menjalankan tugasnya sendiri. Fetra menegaskan bahwa sumber daya manusia yang berada di balik aplikasi atau raja juga harus mengerti keamanan dan cara melindungi rajanya.

“Di balik itu semua tetap ada manusia yang mengontrol, perlu diperhatikan orang yang berada dibalik aplikasi tersebut. Setiap ada hal yang baru maka human resources juga diperbarui. Analogi lainnya, kalau supercar dibawa sama orang yang biasa mengendarai bajaj ya supercar itu tidak bisa melaju seperti desain dan performa yang sudah disiapkan,” jelas Fetra.

Dia mengakui saat ini perusahaan sudah mulai menyadari pentingnya keamanan di aplikasi yang mereka buat, tidak sekadar cepat dan lengkap tapi juga aman.

Di Indonesia juga hal ini mulai jadi perhatian, perusahaan tidak hanya membuat aplikasi karena mengikuti perkembangan teknologi tapi juga dibekali sistem keamanan yang melindungi perusahaan maupun konsumennya.

Saat Pertandingan Melawan Pistons Legenda Sixers Dilarikan ke Rumah Sakit

Legenda Philadelphia 76ers Julius Erving dilarikan ke rumah sakit saat berjalannya pertandingan melawan Detroit Pistons, Jumat 5 Januari waktu setempat. Erving menonton langsung laga Sixers yang meraih kemenangan 114-78 dari Pistons.

Saat Pertandingan Melawan Pistons Legenda Sixers Dilarikan ke Rumah Sakit

Sebuah laporan yang dikeluarkan Sixers mengatakan jika Erving mendadak terjatuh di bangku penonton. Ia langsung dilarikan dengan ambulans dan masih belum diketahui penyebab terjatuhnya Erving.

“Dia saat ini sedang dievaluasi (kesehatannya), dia diaharapkan bisa segera pulang setelah mendapatkan evaluasi,” bunyi pernyataan resmi Sixers.

Erving saat ini sudah berusia 67 tahun. Ia bermain sebanyak 11 musim dari 16 musim kariernya sebagai pebasket profesional bersama 76ers. Erving juga sempat membawa Philadephia meraih gelar juara NBA pada tahun 1983.

Erving juga tercatat sebagai pencetak skor terbanyak ketujuh sepanjang masa NBA. Ia menorehkan total 30.026 angka semasa masih aktif bermain.

Gaya permainan Erving juga banyak mengispirasi para pebasket setelah masanya. Mulai dari Michael Jordan, Vince Carter, hingga Kobe Bryant memiliki permainan mirip dengan Erving yang kerap menunjukkan gaya lompatan tinggi dan menghibur.

Terima Ancaman Pembunuhan, Bos FCC Batal Hadir di CES 2018

Buntut dari penghapusan netralitas internet (net neutrality) bulan Desember lalu di Amerika Serikat rupanya maish berlanjut. Ketua Komisi Komunikasi Federal (FCC) Ajit Pai dikabarkan menerima surat ancaman.

Informasi tersbeut dikabarkan oleh Recode, setelah beberapa hari sebelumnya Pai mengkonfirmasi dirinya tidak hadir di gelaran tahunan CES 2018 Las Vegas, Amerika Serikat. Padahal, selama ini dirinya selalu hadir untuk memberikan pidato singkat di ajang global tersebut.

Meskipun beragam pihak bungkam dan tidak menjelaskan alasan Pai batal menghadiri cara yang akan digelar pekan depan tapi, Recode berhasil mendapatkan informasi bahwa Pai menerima surat ancaman.

Tentu saja, hal ini mendapat perhatian serius sebab ini adalah kali kedua Pai beserta jajaran FCC mendapatkan ancaman atas keselamatannya. Pada bulan Desember lalu menjelang pengambilan keputusan terkait netralitas internet, dirinya juga mendapatkan ancaman bom.

Seperti yang diketahui beberapa bulan lalu warganet termasuk masyarakat di Amerika Serikat melakukan demonstrasi atas kebijakan FCC di bawah kepemimpinan Presiden Donald Trump untuk menghapus netralitas internet.

Netralitas internet adalah kebijakan bahwa semua orang memiliki hak yang sama untuk mengakses internet, tanpa ada perbedaan baik dari kecepatan, konten, dan lainnya terkait layanan internet yang diterima.

Akibat dihapusnya kebijakan ini, kini internet di Amerika Serikat diibaratkan memiliki dua jalur. Jalur koneksi cepat dan jalur koneksi lambat. Dihapusnya kebijakan ini membuat penyedia internet berhak memberikan layanan prioritas dan khusus bagi sebuah perusahaan.

Dampaknya ke pengguna internet tentunya sangat besar. Mereka kini harus siap-siap membayar lebih atas layanan internet yang mereka gunakan tergantung model dan harga layanan yang ditetapkan oleh penyedia internet.

Waktu Tidur Ungkap Rahasia dari Kepribadian Anda, Penasaran?

Jakarta Apakah Anda memiliki waktu tidur dan bangun yang sama setiap hari? Penelitian pernah mengungkapkan bahwa orang-orang yang memiliki rutinitas adalah yang paling produktif dan sukses.

Namun, bagi beberapa orang lainnya, memiliki kebiasaan adalah hal yang membosankan. Faktanya, waktu tidur justru dapat mengungkapkan kepribadian Anda, seperti dilansir dari yourtango.com, Jumat (5/1/2018). Penasaran?

1. Antara jam 8 dan 10 malam

Tidur di antara jam 8 dan 10 malam setiap hari dalam seminggu, bahkan ketika Anda tidak memiliki rencana di pagi hari menunjukkan bahwa Anda sangat mengandalkan logika. Kemungkinan besar, Anda adalah orang dengan kepribadian yang berhati-hati dan sangat membutuhkan rutinitas, serta ketertiban.

Anda juga suka bersenang-senang, tapi tetap memprioritaskan kesehatan dan jadwal di atas segalanya. Bagi beberapa orang mungkin melihatnya sebagai pilihan yang kaku, namun untuk Anda, ini hanya masalah pekerjaan.

Banyak hal hebat terjadi antara pukul 8 dan 10 malam. Jangan menahan diri untuk mengalami hal-hal baru dan menarik dalam hidup jika terbiasa tidur antara jam 8 dan 10 malam.

Saksikan Video Menarik Berikut Ini:

Waktu tidur ungkap kepribadian Anda
Susah Tidur atau Sulit Tidur
Ilustrasi Foto Susah Tidur atau Sulit Tidur (iStockphoto)
2. Antara jam 10 malam dan tengah malam

Jika Anda tidur di antara waktu ini mengungkapkan kepribadian yang pekerja keras, cerdas, dan handal, tapi juga memiliki sifat pemberontak dari dalam diri. Anda adalah orang yang menganggap rutinitas sebagai hal yang harus dilakukan.

3. Antara tengah malam dan 2 pagi

Anda memiliki kepribadian sebagai pemikir kreatif dan mudah khawatir. Anda juga selalu dapat menjaga keseimbangan dan stabilitas yang sangat diidam-idamkan dalam hidup.

Waktu tidur ungkap kepribadian Anda
Susah Tidur atau Sulit Tidur
Ilustrasi Foto Susah Tidur atau Sulit Tidur (iStockphoto)
4. Antara jam 2 dan 4 pagi

Orang yang terbiasa tidur di waktu ini adalah roh bebas yang menolak mematuhi peraturan konvensional. Anda cenderung memilih sebagai seorang wiraswasta, karena menolak melakukan sesuatu untuk siapapun dalam situasi apapun.

Anda memiliki kepribadian yang pemberontak, berapi-api, dan cepat marah. Namun, seringkali Anda juga kehilangan kesempatan untuk menjanjikan peluang pribadi dan profesional.

Calon Jemaah Umrah Wajib Diberangkatkan Maksimal 6 Bulan Sejak Pendaftaran

Kasus penipuan berkedok biro perjalanan umrah menjadi perhatian serius pemerintah. Setelah kasus First Travel, banyak biro umrah nakal lain yang kini tengah diawasi ketat oleh pemerintah.

Calon Jemaah Umrah Wajib Diberangkatkan Maksimal 6 Bulan Sejak Pendaftaran

Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Kementerian Agama Arfi Hatim mengatakan pihaknya sudah menyiapkan formulasi khusus untuk memastikan jemaah calon umrah yang sudah mendaftar mendapatkan haknya untuk diberangkatkan.

“Pertama kami akan membatasi masa pendaftaran dan keberangkatan. Jemaah mendaftar sekarang maksimal 6 bulan lagi harus diberangkatkan,” kata Arfi, dalam Newsline, Jumat 5 Januari 2017.

Pembatasan masa pendaftaran hingga keberangkatan ini untuk menekan maraknya kasus penipuan berkedok perjalanan umrah. Tentu calon jemaah juga harus memastikan bahwa penyelenggara umrah yang dipilih sudah mengantongi izin dari pemerintah.

“Jadi tidak ada lagi jemaah daftar sekarang, setahun, dua tahun lagi baru berangkat. Kami tentu akan mengawasi lebih ketat lagi dalam hal ini,” tegasnya.

Arfi meminta penyelenggara umrah yang sudah memiliki izin dari pemerintah agar menggunakan uang yang disetorkan hanya untuk keperluan operasional calon jemaah.

Jika memang penyelenggara mendapat untung dari uang yang disetorkan jemaah, itu menjadi hak. Namun sebelumnya uang tersebut harus benar-benar digunakan untuk keperluan jemaah bukan untuk hal lain yang justru merugikan jemaah.

Pengawasan pun, kata Arfi, akan dilakukan pemerintah sejak awal hingga akhir. Ketika jemaah mendaftar ke penyelenggara umrah, pemerintah akan mendapatkan data keseluruhan mulai dari proses operasional keberangkatan dan sampai kepulangan.

“Kami akan merilis sistem pengawasan terpadu umrah dan haji khusus dan meminta masyarakat terlibat. Nanti jemaah yang sudah terdaftar di penyelenggara akan tahu proses dari keberangkatan hingga kepulangannya lagi,” jelasnya.

Ia menambahkan masyarakat juga bisa mengunduh aplikasi umrah cerdas melalui sistem android ponsel milik pemerintah untuk memastikan bahwa penyelenggara umrah yang ditunjuk sudah memiliki izin.

Dengan begitu, jika terdapat kejanggalan masyarakat akan lebih mudah melaporkannya kepada pemerintah dan mengetahui lebih awal apakah penyelenggara umrah yang ditunjuk bisa dipercaya atau tidak.

Jakarta Pertamina Energi Perkenalkan Skuat Musim 2018

Jakarta Pertamina Energi (JPE) makin siap menyambut ajang Proliga 2018. Mereka sudah secara resmi merilis semua pemain yang akan digunakan dan terdapat sejumlah perubahan komposisi juga.

Jakarta Pertamina Energi Perkenalkan Skuat Musim 2018

Peluncuran skuat putra dan putri JPE berlangsung di Plaza Gedung Utama Pertamina, Jakarta Pusat, pada Jumat 5 Januari. Event tersebut berlangsung meriah sambil dihadiri semua pemain serta stake holder yang bersangkutan.

Seperti dijelaskan Ageng Giriyono selaku Chief de Mission (CdM) JPE, untuk tim putra akan diperkuat oleh 16 pemain yang dua di antaranya merupakan pemain asing dari Montenegro dan Rusia. Sementara itu, untuk tim putri bakal diisi oleh 15 pemain yang dua di antara berasal dari Ukraina dan Kanada.

“Misi kami adalah mempertahankan gelar juara untuk tim putra dan ingin membuat tim putri yang musim lalu hanya menjadi runner-up bisa menjadi juara,” ujar Ageng saat jumpa pers.

“Proses perekrutan para pemain sudah kami lakukan sejak beberapa bulan lalu dan sudah menggelar TC juga di Simprug sejak awal November 2017,” tambahnya.

Tim JPE putra sukses menjadi juara pertama Proliga 2017, sedangkan tim putrinya finis sebagai runner-up. Setelah memperkenalkan seluruh pemain, sore harinya JPE akan menggelar laga uji coba.

Khusus tim JPE putra akan berhadapan dengan BNI Plus yang merupakan rival di Proliga, sedangkan tim JPE Putri akan menantang tim putra Porprov Ragunan. Laga uji coba memang harus segera dilakukan karena putaran pertama Proliga 2018 dijadwalkan berlangsung di GOR UNY Yogyakarta pada 19-12 Januari.