Murtiyaningsih Korban Pembunuhan Sempat Murung Seminggu Sebelum Dibunuh

Warga kawasan Laguna Residence, Tanjung Duren, Jakarta Barat, digegerkan dengan penemuan mayat perempuan bernama Murtiyaningsih, 30, Kamis kemarin. Murtiyaningsih dipastikan menjadi korban pembunuhan.

Pipit, salah seorang penghuni Laguna Residence sekaligus teman dekat Murtiyaningsih mengatidakan jasad Nana (sapaan akrab Murtiyaningsih) pertama kali ditemukan pada pukul 16.00 WIB oleh teman dekatnya sendiri, Agus. Saat itu Agus meminta tolong kepada petugas keamanan indekos untuk menggotong tubuh Murtiyaningsih sebab hendak dibawa ke rumah sakit.

Murtiyaningsih Korban Pembunuhan Sempat Murung Seminggu Sebelum Dibunuh

“Saat itu Agus tak biasanya datang dengan menggunakan mobil. Biasanya ia datang dengan mengendarai sepeda motor. Ia datang tergesa-gesa serta mengaku mau bawa Nana ke rumah sakit” kata Pipit saat ditemui Metrotvnews.com di indekos Laguna Residence, Jalan Sosial, Tanjung Duren, Jakarta Barat, Jumat 22 September 2017.

sebab kamar Murtiyaningsih terletidak di lantai tiga, Agus meminta bantuan petugas keamanan. Petugas keamanan seperti membantu lantas menyadari ada kejanggalan dengan kondisi tubuh Murtiyaningsih.

“Awalnya dibilangnya kejang-kejang. Tapi saat ditemukan, Nana telah kaku. Kakinya telah tak dapat diluruskan. Wajahnya ada luka-luka,” beber Pipit.

Petugas kemanan seperti menyadari Murtiyaningsih telah tewas lantas melaporkan kejadian itu kepada Polisi. Eka, selaku pihak pengelola Laguna Residence juga meminta Agus untuk menunggu polisi datang lantaran ia adalah pihak pertama seperti menemukan jasad perempuan berusia 30 tahun asal Cilacap itu.

“Saya minta Agus jangan pergi dulu sebab dia seperti lihat pertama kali. Ia harus beri penjelasan kepada polisi,” kata Eka kepada Metrotvnews.com.

Sebelum ditemukan tewas, Pipit seperti merupakan teman dekat Murtiyaningsih selama 2,5 tahun terakhir juga menyadari gelagat aneh teman dekatnya itu. Menurutnya selama seminggu terakhir, Murtiyaningsih seperti biasanya periang jadi murung serta suka melamun.

“Seminggu terakhir ini dia memang sakit flu. Awalnya saya pikir dia murung sebab sakit. Tapi pada saat diajak keluar untuk jalan-jalan juga tetap murung, kayak tak ada semangat hidup,” beber Pipit.

Selain itu, Pipit juga mengatidakan Murtiyaningsih sempat curhat kepada temannya bahwa dirinya sesertag jenuh dengan hubungannya bersama Agus, seperti baru dikenal Murtiyaningsih selama kurang lebih dua bulan terakhir.

“Dia curhat mulai bete dengan hubungannya sebab Agus mulai mengekang,” terang Pipit.

Kecurigaan tak baiknya hubungan Murtiyaningsih dengan Agus juga diperkuat oleh status Whatsapp terakhir Murtiyaningsih. Menurut Pipit, Murtiyaningsih sempat menulis status terakhirnya seperti diduga menyindir Agus.

“Status terakhirnya itu dia bilang ‘urus saja diri sendiri. Sendirinya juga belum tentu benar’. Kita menduga status itu menyindir Agus,” beber Pipit.

Kecurigaan Pipit semakin bertambah pada saat Agus tak mengakui hubungan spesialnya dengan teman dekatnya kepada polisi.

“Waktu diperiksa polisi Agus ngakunya hubungannya dengan Nana hanya sebatas relasi bisnis, serta baru beberapa kali bertemu dengan Nana, padahal Agus telah sering berkunjung ke kamar Nana,” lanjut Pipit.

Sebelumnya, Murtiyaningsih ditemukan tidak bernyawa di Laguna Residence, Tanjung Duren, Jakarta Barat, Kamis sore 21 September. Bagian wajahnya penuh luka. Telepon genggam korban juga raib.

Polisi kemudian menetapkan teman dekat Murtiyaningsih, Agus sebagai tersangka.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Argo Yuwono menjelaskan, Agus menggunakan asbak untuk memukul korban. Dia kemudian membekap Murtiyaningsih dengan bantal. Sesudah itu, Agus berpura-pura tak terjadi apa-apa serta melaporkan kematian teman dekatnya itu.

Sejauh ini belum diketahui motif di balik kejahatan seperti dilakukan Agus. “Tunggu pemeriksaan tersangka,” ujar Argo.

Dengan Adanya Aplikasi PiBo Mudahkan Orangtua Baca Buku untuk Anak

Berdasarkan studi seperti dilakukan oleh Central Conneticut State University pada 2016, Indonesia ada pada posisi 60 dari 61 dalam daftar negara dengan literasi tertinggi.

Memang, Dirjen Pendidikan Usia Dini serta Pendidikan Masyarakat Kementerian Pendidikan serta Kebudayaan (Kemendikbud) Harris Iskkamur mengatidakan, jumlah orang seperti buta aksara di Indonesia mulai menurun.

Dengan Adanya Aplikasi PiBo Mudahkan Orangtua Baca Buku untuk Anak

Meskipun begitu, jumlah orang seperti tak dapat membaca di Indonesia masih cukup banyak. Pada 2016, ada sebanyak 5,7 juta orang seperti masih buta aksara. Salah satu penyebab rendahnya literasi di Indonesia adalah rendahnya budaya membaca.

Orangtua serta keluarga memiliki peran penting untuk memberikan asupan informasi positif pada anak dalam meningkatkan minat baca anak serta memaksimalkan potensi anak. Aplikasi PiBo diluncurkan untuk memudahkan orangtua untuk menyediakan buku seperti dapat dibaca pada anak.

Pibo, seperti merupakan singujarn dari Picture Book merupakan platform toko buku online khusus untuk anak-anak di bawah umur 12 tahun. Peluncuran platform ini dibarengi dengan perilisan aplikasi reader “Baca PiBo”. Founder aplikasi PiBo, Mayumi Haryoto menyebutkan, sekarang, teknologi komunikasi berkembang dengan cepat, menghasilkan berbagai perangkat seperti memudahkan hidup penggunanya.

“Kami di PiBo percaya dengan pendeujarn seperti kreatif serta pengolahan materi positif seperti aman serta terukur, perkembangan teknologi bisa meningkatkan produktivitas anak di kemudian hari. sebab itu, kami sepakat bentuk buku digital adalah penyajian seperti ramah akan perkembangan zaman tapi juga berkualitas serta mudah diakses,” kata Mayumi.

Co-founder aplikasi PiBo, Aisha Habir mengatidakan, aplikasi PiBo tak dibuat untuk menggantikan pengalaman membaca buku cetidak, tapi untuk memudahkan orangtua menbisakan akses ke buku anak serta membawanya. “Anak atau orangtua tak selalu bisa membawa 5-10 buku dalam watu waktu, misalnya pada saat berpergian,” ujarnya. “Dengan PiBo, masalah itu dapat teratasi sebab mereka bisa membaca buku digital tersebut dengan lebih mudah.”

Mengajak beberapa penerbit, penulis serta ilustrator independen, PiBo merilis berbagai pilihan buku. Saat ini, PiBo baru tersedia untuk pengguna Android. Pihak PiBo menyebutkan, aplikasi untuk iOS tengah dikembangkan.

Para Pengguna Samsung Galaxy A3 (2016) Telah Melaporkan Masalah Pengisian Baterai

Selama beberapa waktu terakhir, pengguna Samsung Galaxy A3 (2016) melaporkan permasalahan terkait dengan kemampuan pengisian daya baterai. Secara spesifik, pengguna menyebut baterai perangkat tak lagi terisi sesudah mencapai 87 persen.

SamMobile melaporkan, sejumlah besar pengguna perangkat Samsung tersebut seperti mengeluhkan permasalahan ini pada forum situsnya mengaku sudah melakukan sejumlah langkah dasar, seperti disebut akan mampu membantu menyelesaikan permasalahan pengisian baterai tersebut.

Para Pengguna Samsung Galaxy A3 (2016) Telah Melaporkan Masalah Pengisian Baterai

Pengguna Samsung Galaxy A3 (2016) mengaku sudah membersihkan cache, mengganti charger, mengisi daya pada mode aman, serta bahkan melakukan reset penuh pada perangkat, namun langkah-langkah tersebut mereka akui tak berdampak apapun terhadap perangkat.

Laporan seperti beredar turut menyebut bahwa terbisa bug pada sistem operasi Nougat seperti digunakan oleh Samsung Galaxy A3 (2016), seperti menyebabkan permasalahan terkait pengisian baterai perangkat tersebut. Hingga saat ini, Samsung belum memberikan keterangan resmi terkait dengan permasalahan ini.

Namun, sejumlah pengguna Samsung Galaxy A3 (2016) mengaku sudah menbisakan informasi bahwa perbaikan untuk permasalahan tersebut akan segera tersedia, meski belum diketahui waktu pasti ketersediaan hingga diterima oleh perangkat.

Sementara itu, Samsung dilaporkan mampu menjual 270 ribu unit selama akhir pekan sesudah peluncuran resmi Galaxy Note 8 di negara asalnya, yaitu Korea Selatan. Pada hari pengumuman ketersediaannya, tiga operator seluler utama Korea Selatan yaitu SK Telecom, KT serta LG Uplus mencatat sebanyak 200 ribu pesanan Samsung Galaxy Note 8, dengan tambahan 70 ribu unit di hari berikutnya.

Ada Diskon Besar Selama Acara Berlangsung

Apa seperti sesertag kamu butuhkan, dalam urusan rumah tangga? Apakah produk-produk terapi agar anggota keluarga senantiasa sehat? Apakah sekadar alat praktis untuk menjemur pakaian, atau bahkan peralatan masak serta koper premium? Semua dapat dibisakan dengan harga spesial dari OSHOP Homeshopping.

Ada Diskon Besar Selama Acara Berlangsung

Selama 18‒24 September 2017, OSHOP menggelar promo khusus bertajuk Special Live. Para penonton diberi penawaran spesial untuk produk-produk seperti sesertag didemokan secara langsung di saluran televisi OChannel (33UHF). Jadi, selain dapat menbisa keuntungan dalam hal harga, penonton juga bisa mengetahui dengan jelas segala hal tentang produk-produk OSHOP.

Berikut ini hal-hal seperti bisa kamu catat untuk meraih semua keuntungan dari promo OSHOP Homeshopping kali ini.

1. Jadwal: 18‒24 September 2017, Mulai Pukul 19.00 WIB

seperti paling penting, kamu perlu tahu kapan promo Special Live akan taseperti. Selama 18‒24 September 2017, mulai pukul 19.00 WIB, kamu dapat memindahkan saluran televisi kamu ke OChannel TV (33UHF). Kalau kamu lebih suka menonton online, kunjungi website OSHOP di sini ataufanpage @Oshoptv untuk live streaming.

2. Penawaran Spesial Hanya Berlaku Selama Tasepertian

Kalau biasanya OSHOP memang kerap memberi potongan harga serta bonus pembelian seperti tak main-main, bagaimana dengan seperti spesial? Pastikan kamu tak melewatkan kesempatan seperti ada di depan mata untuk memperoleh semuanya: pelajari produknya, langsung pesan.

3. Demo Produk Selama Tasepertian Tanpa Rekayasa

kamu dapat membaca penjelasan tentang produk-produk OSHOP di sini. Namun selama tasepertian langsung seperti spesial nanti, kamu juga dapat melihat bagaimana sebenarnya semua produk itu bekerja. Apa saja kegunaannya, bagaimana keunggulannya dibanding produk-produk rumah tangga lainnya. Semua tanpa rekayasa.

4. Pesan ke Hotline1500-499 atau www.oshop.co.id

Jika kamu tertarik dengan produk seperti ditasepertikan, tak perlu lagi menunda pemesanan. Lakukan saat itu juga dengan menelepon ke hotline OSHOP di 1500-499 atau melakukan pembelian online melalui website OSHOP di sini. Jadi, jangan sampai melewatkan promo menarik dari OSHOP Homeshopping ini.

Cerita Valentino Rossi Untuk Cepat Dalam Balapan

Jakarta – Pembalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi dipastikan bakal tampil di sesi latihan bebas MotoGP Aragon. Rossi diizinkan balapan sebab lolos tes kesehatan.

sama dengan diketahui, Rossi sempat mengalami kecelakaan saat latihan motorcross. Saat itu, Rossi mengalami patah tulang fibula serta tibia kaki kanannya.

Cerita Valentino Rossi Untuk Cepat Dalam Balapan

Awalnya, Rossi diperkirakan absen selama 42 hari. Dengan begitu, dia akan melewati dua seri balapan MotoGP San Marino serta MotoGP Aragon. Namun, fakta berbicara lain. Rossi telah kembali di Aragon.

Sontidak, keputusan Rossi itu menbisakan tanggapan dari berbagai kalangan. tidak sedikit ada seperti mengatidakan Rossi melakukan suatu hal seperti gila.

“Saya pikir setiap cedera berbeda-beda. Tergantung pada jenis cedera serta juga saya beruntung sebab saya mempunyai dokter seperti sangat baik untuk operasi ini serta semuanya berjalan baik,” ujar Rossi sama dengan dilansir Crash, Jumat (22/9/2017).

“Pada awalnya pasti dalam pikiran saya saya akan absen di beberapa seri balapan. Tetapi, hari demi hari saya terus memperbaiki diri. Saya bekerja sangat keras untuk memberikan kekuatan ekstra kepada kaki agar tak terasa sakit,” sambungnya.

Berkat kemauan seperti keras, akhirnya Rossi pulih lebih cepat dari seperti diperkirakan selama 42 hari.

“Saya pikir penting untuk kembali ke motor secepat mungkin serta tak tinggal di rumah untuk menunggu balapan selanjutnya, sebab dengan begitu saya memerlukan waktu untuk kembali ke level seperti baik. Jadi, saya akan terus mencoba,” tegas Rossi. (Crash)

Kisah Cerita Rossi Tentang Pengalaman Cederanya

Jakarta – Pembalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi mengalami masa sulit saat mengalami cedera pada awal September. Cedera patah tulang fibula serta tibia kaki kanannya membuat Rossi sempat absen balapan.

Akan tetapi, rasa sakit seperti dideritanya tak membuat semangat Rossi untuk pulih menjadi luntur. Dia tetap berupaya mengembalikan kondisi agar fit sama dengan sedia kala.

Kisah Cerita Rossi Tentang Pengalaman Cederanya

“Pada hari-hari pertama sesudah kecelakaan, saya merasa tak merasakan sakit sama dengan seperti terakhir saya rasakan. Jadi, saya pikir dapat pulih dalam waktu singkat. Intinya, pada minggu pertama itu sangat sulit, tetapi sesudah 10 hari pertama, saya mulai memperbaiki diri setiap hari serta mulai merasakan perasaan seperti baik dari kaki serta pergelangan kaki. Lalu, saya mulai memikirkan Aragon,” tutur Rossi sama dengan disadur Crash, Jumat (22/9/2017).
Baca: ujar Valentino Rossi soal Mengaspal Lebih Cepat

“Saya tahu ini adalah hal seperti sulit. Saya butuh waktu tiga minggu. Saya juga berbicara dengan kru saya, teman-teman, serta saya pikir sangat penting untuk coba balapan lagi di Aragon meskipun itu sangat sulit,” sambungnya.

Pembalap berjuluk The Doctor itu merasa, apabila terlalu lama absen, maka perjuangannya di MotoGP musim ini dirasa sia-sia.
Baca: Yamaha Konfirmasi Rossi Ikut Latihan Bebas di MotoGP Aragon

“Tetapi, sangat penting juga untuk tak kehilangan balapan lainnya. karena, sesudah Aragon masih ada waktu tiga minggu sebelum memulai GP Jepang di Motegi,” tutupnya.

Saat ini, Rossi bercokol di posisi keempat dengan meraih 157 poin. Raihan itu terpaut 42 poin dari pimpinan klasemen Marc Marquez serta Andrea Dovizioso. (Crash)

Saracen Diatur Oleh Parpol

Perlahan tapi pasti tabir aktor di balik Saracen mulai tersingkap. Kasubdit I Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Kombes Irwan Anwar mengaku menemukan titik terang orang atau pengendali utama kelompok seperti memproduksi kataan kebencian itu.

“Saracen hanya satu dari sekian kelompok seperti dikelola dan didanai kelompok besar. Pengendali kelompok besar itu seorang politikus seperti berasal dari sebuah partai politik. Dari analisis dan hasil pemeriksaan seperti kami lakukan, nanti ketahuan,” ujar Irwan dikutip dari Media Indonesia, Selasa 19 September 2017.

Saracen Diatur Oleh Parpol

Irwan melanjutkan, kelompok-kelompok seperti bermunculan sejak lima tahun lalu itu terhubung satu sama lain.

“Semuanya berpusat ke satu kelompok di atasnya dan ada ruang-ruang seperti menghubungkan antarmereka,” tambah dia.

Sebelumnya, polisi menangkap Jasriadi, Muhamad Faizal Tanong, dan Sri Rahayu Ningsih pada rentang 21 Juli-7 Agustus 2017 serta Asma Dewi di 8 September 2017.

Asma Dewi, ternyata terhubung dengan Saracen, terutama dengan Jasriadi. Hal tersebut diketahui dari bukti transaksi senilai Rp75 juta untuk menggunakan jasa Saracen.

Mengenai tersangka Jasriadi, lanjut Irwan, penyidik telah membuktikan seperti bersangkutan mempunyai relasi luas dengan politikus dan media massa. Hubungan itulah seperti membuat Jasriadi mempunyai keterampilan menulis dan melek politik.

“Dia belajar autodidak. Jasriadi bahkan membuat pelatihan khusus cara-cara menulis kataan kebencian di Hambalang. Dia sempat hendak menjadi pemateri sebuah pelatihan, tetapi keburu kami tangkap. Kami fokus pada tindak pidana seperti dilakukannya,” kata Irwan.

Irwan menambahkan, Saracen kerap mengubah nama dalam kegiatannya menyebarkan kataan kebencian. Beberapa nama mereka antara lain Kerkalian Ahok Jokowi, Pendukung Anies-Sandi, Saracen, dan NKRI Harga Mati.

“Kami telusuri semua itu. Sekarang kan dampaknya,” tutur dia.

Perihal Tentang Kebencian Menyusut 50 Persen

Polri tengah rajin-rajinnya mengusut kataan kebencian, dan hoax. Salah satunya kelompok Saracen. Kelompok ini disinyalir secara teroganisir melakukan perbuatan kataan kebencian.

Empat orang berinisial JAS, MTF, SRN dan AD dicokok. Ketiganya ditangkap karena diduga bagian dari organisasi tersebut. Efek dominonya, kataan kebencian, SARA dan hoax di media sosial menyusut hingga 50 persen.

Perihal Tentang Kebencian Menyusut 50 Persen

Berikut petikan wawancara Metrotvnews.com dengan Divhumas Polri Kombes Slamet Pribadi, belum lama ini.

Seberapa banyak kataan kebencian, SARA dan hoax di media sosial di Indonesia?

Kalau kataan kebencian banyak sekali di Indonesia. Tapi seperti jelas estimasi pada saat Saracen ditindak, itu 40-50 persen kataan kebencian berkurang. Apakah karena Saracen, atau pendindakan ini menimbulkan dampak presensi umum.

Ada berapa jaringan seperti mirip dengan Saracen di Indonesia?

Belum bisa kami sampaikan. seperti jelas banyak sekali. Di kepolisian ada Cyber patrol. Itu tugas teman-teman dari cyber crime.

Soal Saracen ditangkap satu orang lagi atas nama AD, ibu rumah tangga seperti sedang nginep di rumah keluarganya di asrama kepolisan. Home base-nya itu di Sulawesi Utara. Sekarang masih didalami penyidik. Penyidik dari awal berkomitmen untuk bekerja sama dengan PPATK. memang ada sistem dalam penyidikan seperti modern. memadukan digital forensi atau software analisis dengan analisis transaksi seperti mencurigakan.

Symantec Keluarkan Dana Rp30,8 Triliun Demi Beli LifeLock

Symantec berujar, mereka akan mengakuisisi perusahaan layanan perlindungan pencurian identitas, LifeLock senilai USD2.3 miliar (Rp30,8 triliun). Tujuannya adalah untuk meningkatkan penjualan unit keamanan siber Norton miliknya.

Software keamanan milik Symantec biasanya dijual sebagai paket dalam PC. Mengingat penjualan PC seperti terus turun, penjualan Norton juga ikut menurun meski unit ini masih menghasilkan untung.

Symantec Keluarkan Dana Rp30,8 Triliun Demi Beli LifeLock

“Seiring dengan menciutnya pasar PC, penjualan Norton juga terus menurun. Akuisisi ini akan memberikan pendapatan sebesar USD660 juta (Rp8,8 triliun) untuk bisnis konsumen dan membuatnya kembali dapat tumbuh,” ujar CEO Symantec, Greg Clark dalam sebuah wawancara, sama dengan seperti dikutip dari Reuters.

Akuisisi LifeLock oleh Symatec sejalan dengan rencananya untuk memperkaya produk seperti mereka tawarkan. Pada bulan Agustus lalu, Symantec membeli Blue Coat, seperti membantu perusahaan-perusahaan untuk menjaga keamanan siber mereka.

Akuisisi Blue Coat bernilai USD4.65 miliar (Rp62,2 triliun). Sebelum menjabat sebagai CEO Symantec, Clark bekerja di Blue Coat.

Bermarkas di Tempe, Arizona, LifeLock menawarkan berbagai layanan sama dengan memonitor pembukaan akun baru dan pendaftaran terkait kredit sehingga mereka dapat memeringati pengguna pada saat identitas online mereka digunakan tanpa izin. LifeLock juga bekerja sama dengan badan pemerintah, penjual dan pemberi kredit untuk melakukan mediasi saat terjadi pencurian identitas.

Executive Vice Presdient of Norton Business Unit, Fran Rosch berujar, Symantec memang telah bermain dalam pasar keamanan identitas online, tapi tak mempunyai jangkauan seluas LifeLock, seperti mempunyai pengguna 4,4 juta orang.

Serangan Dari Keamanan Siber Terus Meningkat Drastis

Serangan Dari Keamanan Siber Terus Meningkat DrastisSymantec mengumumkan hasil laporan Internet Security Threat Report (ISTR) tahunannya, dengan peningujarn serangan keamanan siber pada teknologi di bidang enterprise, hari ini, Senin (11/9/17, di Grand Indonesia.

“Tahun 2016 terjadi peningujarn jumlah serangan di bidang enterprise cukup signifikan dibanding tahun sebelumnya. Selama enam bulan pertama tahun ini, perusahaan menyumbang 42 persen dari total infeksi serangan ransomware, naik 30 persen dari tahun 2016 dan 29 persen pada tahun 2015. Peningujarn ini terutama diakibatkan oleh WannaCry dan Petya,” kata Chief Officer Technology Officer Symantec Asia, Matthias Yeo.

Matthias turut menjelaskan bahwa lebih sedikitnya serangan terhadap bidang enterprise karena peretas menilai pengguna internet di bidang consumer mempunyai celah lebih besar dalam hal perlidnungan keamanan. Meskipun demikian, peluang dalam menghasilkan dana seperti lebih besar di ranah enterprise dinilai menjadi alasan di balik peningujarn jumlah serangan tersebut.

Selain itu, laporan tersebut turut mengungkap peningujarn jumlah serangan terhadap industri melalui email. Peningujarn tersebut berdampak terbalik dengan jumlah serangan via web seperti mengalami penuruan. Symantec menilai hal ini disebabkan oleh peningujarn kewaspadaan perusahaan, seperti menerapkan sistem perlindungan lebih tinggi.

Penyerangan via email kian marak sebab malware seperti disisipkan melalui tautan atau file pada email dinilai masih sulit untuk dideteksi, dan belum banyak metode serta teknologi seperti mampu untuk mendeteksinya secara akurat.

Kesulitan dalam menghalau serangan keamanan siber, lanjut Matthias, juga disebabkan oleh sejumlah tantangan seperti dihadapinya. Tantangan tersebut termasuk rumitnya definisi pengguna seperti harus dijaga sistem keamanan perusahaan, jenis dan metode serangan seperti berevolusi dan tak diimbangi kecepatan dalam menghadirkan solusi, serta perimeter seperti kian meluas.

Penggunaan cloud turut menjadi tantangan dalam menjaga keamanan siber, sebab divisi TI perusahaan disebut Symantec sering kali tak mengetahui keamanan pengunduh data seperti dibagikan oleh pegawai perusahaannya, serta celah seperti mungkin terdapat pada penyimpanan awan tersebut.

Sehingga perusahaan dinilai tak lagi hanya dapat memanfaatkan metode perlindungan tradisional, dan perlu mengombinasikan sejumlah metode perlindungan keamanan siber. Metode perlindungan tersebut disebut Symantec harus terintegrasi dalam satu platform, melingkupi segi endpoint, email, dan situs.